Sabtu, 07 Februari 2015

Hari Kedua di Tahun 2015

2 Januari 2015.
Bangun pagi-pagi masih berada di rumah Galih. Kurang lebih pukul tujuh pagi (kalo gak salah ingat) setelah sarapan dan berleha-leha, kami melanjutkan perjalanan ke makam raja-raja di Imogori yang tidak jauh dari rumah Galih. Kami berangkat bertujuh membawa satu anak kecil -fadhil- keponakan Galih. Jarak tempuh ke makam ini hanya sekitar sepuluh menit. 

Makam Raja-Raja ini berada di tempat tinggi, semacam bukit. Kalo kata teman saya, mereka dikuburkan di tempat yang atas agar tetap dapat mengawasi Jogja dari bukit tersebut. Untuk sampai ke atas, kami harus melewati beratus-ratus anak tangga. Rasa lelah setelah menaiki anak-anak tangga itu pun terbayarkan oleh pemandangan pegunungan yang indah serta udara pagi yang masih segar. Kami tidak masuk ke dalam masuk ke dalam makam raja tersebut, karena ada waktu-waktu tertentu makam tersebut terbuka untuk umum. Alhasil, kami pun hanya mengelilingi makam tersebut dan berfoto ceria alay (haha) 

Pertama kali foto berempat


foto merem ala-ala

Puas mengelilingi makam raja-raja, Kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Hutan Pinus Imogiri -tempat ngehits di Jogja-. Tapi, sebelumnya, kami ke rumah Galih dahulu, untuk memulangkan Fadhil karena jalan yang akan kami lalui nanti cukup jauh dan menanjak. Perjalanan dimulai kembali setelah mengelabui Fadhil untuk mandi dan kami meninggalkan dia ke hutan pinus (haha)
Perjalanan yang lumayan jauh, kurang lebih dua puluh menit. Gerimis kecil menyertai kami dalam perjalanan ke hutan pinus. Semangat ngebolang pun tak surut walaupun dengan jalanan yang menanjak disertai gerimis dan kanan kiri terkadang masih hutan. Di tengah perjalanan, ban motor yang saya tumpangi gembes, untungnya tak jauh dari sana ada tambal ban. 

Kami pun tiba di tempat tujuan, pemandangan indah yang benar-benar indah kami dapatkan karena hutan pinus masih berkabut. Kami mendapatkan momen yang tepat. Tidak mau melewatkan momen kabut ini, kami pun langsung berfoto (lagi) bahagia.



Muka bahagia di tengah kabut
ala-ala memandang harapan


Setelah puas berfoto bahagia dan jalan-jalan di hutan pinus, kami kembali ke rumah galih. Sekitar pukul sebelas kami kembali ke Jogja karena Galih dan keluarga pergi ke Wonosari.

Perjalanan hari kedua selesai.
kami lelah, tapi kami bahagia~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar