Jumat, 12 Juli 2013

pesakitan

berceritalah tentang pesakitan.
tengoklah sesaat ke belakang. mungkin kau akan melihat seorang nona bertatap kosong.
jendela. tempat nona itu menjatuhkan tatapan itu.
pikirannya melayang menuju sebuah memori keindahan, sesaat.
terkadang nona berpikir masa depan, dalam sebuah harapan.
hai nona, malam itu kau menjadi seorang pesakitan dengan peristiwa menyesakan.
kau bersedih tetapi tetes kelemahan itu tak dapat kau keluarkan.
malam itu, asa mu seakan menjadi debu yang beterbangan.
tengoklah ke depan, kau harus menerima kenyataan.
menyakitkan yang dirasa pesakitan.
bertahanlah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar