Saya mempunyai seorang teman. Kami bertemu sekitar tiga tahun lalu. Pertama melihatnya, biasa saja. Tahun pertama, berjalan seperti biasa. Saya berteman dengannya sama seperti dengan yang lain. Menyapa, berbincang sesaat, sms mengenai tugas, dan hal wajar biasanya. Pada tahun kedua kami mulai dekat. Makan siang bersama, bermain ke luar kota bersama, dan ke acara teater bersama. Banyak waktu yang kami habiskan bersama. Tentu tidak hanya kami berdua, tetapi bersama beberapa teman lainnya.
Saya mempunyai seorang teman. Kami bertemu sekitar tiga tahun lalu. Memasuki tahun ketiga masa kuliah, kami bertambah dekat dikarenakan kami masuk dalam divisi yang sama dalam suatu kepanitiaan. Di sini saya menyadari bahwa dia selalu ada ketika saya mengalami kesulitan. Selalu mendengarkan segala curhatan tentang akademik maupun perasaan. Dia tidak memberikan solusi atas curhatan saya, tetapi dia menawarkan dua pilihan yang harus saya pilih sendiri atas segala kegalauan saya. Mungkin ini cara dia untuk mengajarkan saya lebih dewasa.
Saya mempunyai seorang teman. Kami bertemu sekitar tiga tahun lalu. Ternyata berteman dengannya sangat menyenangkan. Sepertinya kami mempunyai beberapa kesamaan, yaitu melakukan hal-hal gila bersama. seperti hujan-hujanan bersama di kampus atau melakukan hal konyol di depan umum. Kami mempunyai "SS Time", dilakukan ketika salah satu dari kami (biasanya saya) sedang galau, atau butuh curhat. Membicarakan banyak hal, tentang teori-teori kuliah, cita-cita, keluarga, atau bahkan orang lain.
Saya mempunyai seorang teman. Kami bertemu sekitar tiga tahun lalu. Deminya saya rela tidur pukul tiga pagi untuk mendengarkan curhatan kegalauannya. Deminya saya rela menghabiskan pulsa telpon (karena beda operator) untuk menelpon balik, mendengarkan curhatannya di tengah malam.
Saya mempunyai seorang teman. Kami bertemu sekitar tiga tahun lalu. Seorang yang pernah berkata takkan menjauh meski sudah memiliki kekasih. Seorang yang bersedia mengantarkan makan meskipun telah makan. Seorang yang selalu menyempatkan mendengarkan segala keluhan saya, walaupun dia sedang sibuk
Saya mempunyai seorang teman. Teman terbaik saya saat ini.
terima kasih untuk segala kebersamaan hingga saat ini :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar